2018,Tingkat Pengangguran Terbuka Kepri Capai 7,12 Persen

TANJUNGPINANG,DISKOMINFO - Badan Pusat Statistik Provinsi Kepri mengatakan bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di lingkungan Provinsi Kepri pada tahun 2018 ini mencapai 7,12 persen.

Yang mana, persentase ini mengalami penurunan dibanding angka pengangguran terbuka pada tahun sebelumnya yakni 2017 yang mencapai 7,16 persen.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Kepri Zulkipli di Tanjungpinang,Selasa (6/11). Dikatakan Zulkipli, dari jumlah angkatan kerja Provinsi Kepulauan Riau yang dihitung hingga Agustus 2018 lalu mencapai 970.132 orang.

"Dengan angka penduduk yang bekerja sebanyak 901.109 orang ," ungkap Zulkipli. Jumlah ini, lanjut Zulkipli jika dilihat dari tingkat pendidikannya, tingkat pengangguran terbuka ini didominasi dengan angkatan kerja yang berasal dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

"Yang mana,TPT untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebesar 12,98 persen," ungkap Zulkipli.

Sementara itu, Zulkipli melanjutkan selama setahun terakhir (Agustus 2017―Agustus 2018), jumlah penduduk bekerja mengalami kenaikan pada beberapa sektor, yaitu sektor pengadaan listrik dan gas dan pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah, dan daur ulang.sebesar 3.980 orang (52,76 persen).

"Sektor jasa lainnya sebanyak 14.557 orang (29,32 persen), sektor transportasi dan pergudangan sebanyak 12.962 orang (28,74 persen)," tegas Zulkipli dalam Realease Berita Statistik.

Dijelaskan Zulkipli, untuk masyarakat yang bekerja pada kegiatan formal hingga Agustus 2018 berjumlah 604.932 orang.

"Atau mencapai  68,51 persen,  dan turun hingga 1,37 poin dari jumlah pekerja formal tahun 2017 lalu," Zulkipli. Dan, berdasarkan jumlah jam kerja pada Agustus 2018, menurut Zulkipli sebanyak 745.017 orang (82,69 persen) bekerja di atas 35 jam per minggu.

"Sedangkan penduduk bekerja dengan jumlah jam kerja kurang dari 15 jam per minggu mencapai 43.674 orang atau mencapai 4,85 persen," tegas Zulkipli.(asikk2)