Gubernur Kepri Harap Pasar Tebing Karimun Ramai Hingga Malam

KARIMUN,DISKOMINFO - Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun meminta agar aktivitas perekonomian masyarakat di Pasar Teluk Uma, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun ramai siang hingga malam. "Kalau sudah selesai, saya minta pasar ini ramai sampai malam hari. Ada pasar malamnya, sehingga ekonomi kerakyatan makin tumbuh dan berkembang," kata Gubernur di Karimun, Selasa (6/11).
   
Dilansir Antara, saat meninjau pembangunan pasar tersebut, Gubernur mengharapkan Perusda yang mengelola pasar tersebut untuk menyiapkan satu atau beberapa kios khusus untuk warung kopi yang bisa berjualan sampai malam. "Tanahnya masih lapang, bisa dibuat pasar malam. Taman bisa dibangun dan pohon-pohonnya bisa ditambah sehingga menjadi nyaman," kata dia.
   
Pemerintah Provinsi Kepri merevitalisasi Pasar Teluk Uma dengan anggaran sekitar Rp.3,1 miliar sebagai bagian untuk mendorong tumbuhnya perekonomian masyarakat. "Pasar ini sudah terlalu lama, saat saya masih kecil sudah ada. Sementara pembangunan telah membawa perubahan yang cukup besar. Jadi, wajar kalau pasar ini dibangun ulang," kata dia.
   
Dia berharap Pasar Teluk Uma dikelola dengan baik, dan aktivitas perdagangan berlangsung sampai malam hari, seperti di Pasar Puan Maimun yang malam hari menyediakan arena permainan anak-anak dan pusat jajajan masyarakat.

"Aktivitas ekonomi kerakyatan di Karimun makin bagus, lihat saja di Coastal Area yang ramai dengan perdagangan masyarakat. Kita berharap kondisi demikian juga terjadi di kecamatan-kecamatan lain," tuturnya didampingi Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim, Dirut Perusda Karimun Devanan Syam dan pejabat lainnya.
   
Pasar Teluk Uma dibangun dengan dua lantai dengan 26 kios, 14 kios di lantai dasar dan 12 kios di lantai dua. Untuk sementara, para pedagang yang berjualan di pasar ini, direlokasi menunggu selesainya pembangunan pasar tersebut.

Selain merevitalisasi Pasar Teluk Uma, Pemerintah Provinsi Kepri juga berencana merevitalisasi beberapa kios di Pasar Bukit Tembak, Kecamatan Meral. "Pasar Bukit Tembak memang sudah dibangun dengan anggaran dari pusat, tapi itu untuk blok A dan B. Kita akan tambah lagi satu bangunan karena masih ada pedagang yang menempati kios lama," kata Nurdin Basirun.(SN)