Dispar Kepri Optimis Kunjungan Wisman Tanjungpinang Lampaui Target

TANJUNGPINANG,DISKOMINFO - Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kepri Buralimar mengatakan dengan sisa waktu yang ada saat ini, target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) 2018 diperkirakan melewati target yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kepri. Dilansir Batam Pos, untuk mengejar proyeksi nasional, masih cukup berat. ”Perhitungan Badan Pusat Statistik (BPS) sampai September 2018 ada 1.870.317 wisman ke Kepri. Artinya masih ada tiga bulan lagi yang belum masuk hitungan,” ujar Burlimar, Minggu (4/11).

Buralimar membuat kalkulasi dengan sisa waktu yang ada, apabila dalam satu bulan rata-rata masuk 200 ribu wisman setiap bulan, maka akhir tahun nanti akan didapat pada angka 2,4 juta wisman. Sementara target wisman berdasarkan RPJMD Kepri pada 2018 ini sebanyak 2,25 juta wisman. Artinya sudah melampui dari ekspektasi yang diharapkan. ”Secara nasional memang saat ini pada angka 60 persen. Karena kita ditargetkan 3,4 juta dari 17 juta dari target nasional,” papar Buralimar.

Meskipun demikian, Buralimar mengatakan pundi-pundi masuknya wisman bersumber dari sembilan pintu masuk yang berada di Batam, Bintan, Tanjungpinang, dan Karimun. Besarnya target tersebut tentu perlu kerja keras banyak pihak. Baik itu Kementerian Pariwisata, Dispar Kepri, Dispar Kabupaten/Kota dan industri pariwisata. ”Kita akan melakukan evalu-asi lagi tentunya dengan capain-capaian yang sudah ada. Tentu support Kemenpar sa-ngat kami harapkan untuk mendorong masuknya wisman ke Kepri,” tutup Buralimar.

Badan Pusat Statitik (BPS) Kepri mencatat, Wisman yang berkunjung ke Provinsi Kepri selama September 2018 tercatat sebanyak 207.841 kunjungan atau mengalami penurunan 12,09 persen dibanding kunjungan wisman selama Agustus 2018 yang mencapai 236.436 kunjungan. ”Tapi, jika dibandingkan September 2017 lalu, jumlah kunjungan wisman ke Kepri justru naik sebesar 20,72 persen,” ujar Kepala BPS Kepri, Zulkipli dalam siaran persnya, Kamis (1/11) lalu.

Penurunan jumlah kunjungan wisman selama bulan September 2018 itu jelasnya, disebabkan penurunan jumlah kunjungan wisman dari dua pintu masuk yang ada di Provinsi Kepri yaitu Kota Batam dan Kabupaten Bintan. Dimana, jumlah wisman yang masuk melalui Kota Batam dan Kabupaten Bintan mengalami penurunan masing-masing sebesar 3,31 persen dan 41,24 persen.

Namun, dihitung secara kumulatif dari Januari hingga September 2018, jumlah kunjungan wisman ke Provinsi Kepri mencapai 1.870.317 kunjungan, atau naik 21,97 persen dibanding jumlah kunjungan pada periode yang sama tahun sebelumnya. ”Jumlah kunjungan wisman secara kumulatif terbesar dari pintu masuk Kota Batam yaitu sebanyak 1.357.471 kunjungan 72,58 persen, pintu masuk Kabupaten Bintan 18,56 persen, Kota Tanjungpinang 5,49 persen, dan Kabupaten Karimun 3,37 persen,” ujarnya.

Zulkipli juga menyebutkan bahwa September 2018, wisman berkebangsaan Singapura yang berkunjung ke Kepri sebanyak 103.654 kunjungan. Menurutnya, diban-dingkan dengan Agustus 2018 lalu, kunjungan wisman berkebangsaan Singapura ini turun sebesar 10,07 persen dari 115.266 kunjungan pada Agustus 2018 menjadi 103.654 kunjungan pada September 2018. Rata-rata wisman dari 10 negara terbanyak yang berkunjung ke Kepri mengalami penurunan pada September 2018 dibanding dengan bulan sebelumnya.(SN)