Bintan Gelar Balapan Drone Race Internasional

BINTAN,DISKOMINFO - Puluhan robot terbang atau drone yang dimodifikasi untuk balapan menjajal arena instan yang dibuat disebelah kawasan Plaza Lagoi Bay, Bintan, Minggu (4/11). Dilansir Haluan Kepri, para peserta dari Brunei Darusalam, Malaysia, Singapura dan Indonesia mulai menjajal drone balapnya diarena untuk kualifikasi dalam drone race competition, rangkaian kegiatan Wonderfull Sail To Bintan 2018.

Robot-robot terbang itu dikendalikan pilot-pilot handal yang biasa mengudara dalam kompetisi. Kecepatannya selaju motor 200 cc. "High speed (kecepatan-red) 200 Km /jam. Ada 20 pilot yang ikut, drone yang dibawanya ada 5 hingga 10 drone untuk mengikuti berbagai kelas," ungkap Dennis Storio selaku Ketua Panitia Jetski dan Drone Race Competition di Lagoi.

Di Indonesia klaim Dennis, kompetisi drone race internasional baru perdana digelar dikawasan Lagoi, Bintan. "Biasanya memang di Singapura dan Brunei ada seperti ini. Untuk di Indonesia, ini pertama kalinya di Bintan," klaim dia.

Drone-drone mini yang dilengkapi kamera untuk para pilotnya melaju melewati berbagai rintangan yang disediakan diarena terbuka hijau. Balapannya mengadu kecepatan dan ketepatan hingga mencapai garis finish. Para pilot mengendalikannya drone mereka dari podium yang disiapkan dengan kacamatan khusus yang terkoneksi langsung dengan dronenya.

Pertandingan balap drone ini diharapkan bisa berdampak terhadap peningkatan sektor pariwisata Bintan. Dennis mengatakan, pecinta drone khususnya di Bintan sudah cukup banyak sehingga olahraga ini bisa terus dikembangkan.

Selain drone race competition, serangkaian kegiatan lainnya untuk memeriahkan Wonderfull Sail To Bintan 2018 juga diisi dengan parade jetski. Pengunjung bisa menjajal jetski secara cuma-cuma dilepas pantai kawasan Plaza Lagoi Bay.(SN)

Sementara itu, perwakilan dari Kementrian Pariwisata RI Irfan Faisal menjelaskan, rangkaian kegiatan Sail To Bintan 2018 sejak awal merupakan ide dan gagasan Kementrian Pariwisata. Kementrian kata dia, terus berusaha untuk melakukan pengembangan destinasi-destinasi yang ada di Bintan. "Ya karena Bintan ini salah satu penyumbang kunjungan wisman terbesar kedua di Kepri setelah Batam," tutur Irfan.