Batam Gesa Sektor Pariwisata

BATAM,DISKOMINFO - Mengawali rangkaian penyambutan HUT Kota Batam ke-189 tahun yang akan diselenggrakan pada 18 Desember mendatang, Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengadakan Kenduri Seni Melayu (KSM) tahun 2018, Kamis (1/11) malam di Dataran Engku Putri. Dilansir Haluan Kepri, kegiatan KSM ke-20 ini akan digelar selama tiga hari berturut-turut yakni 1 hingga 3 November mendatang, dan dibuka secara resmi oleh Walikota Batam, Muhammad Rudi.

Dalam sambutannya Rudi mengatakan pemerintah Kota Batam tengah menggesa sektor pariwisata. "Oleh sebab itu makanya kita kembangkan pariwisata dengan cara mempercantik kotanya. Kalau kotanya cantik orang senang, apapun event yang diadakan orang akan datang, orang datang bukan lagi karena iventnya akan tetapi karena memaang kotanya enak untuk dikunjungi", ucap Rudi.

"Insyaallah tahun 2025 seluruh jalan kota Batam semakin cantik, bukan hanya jalan perkotaan saja akan tetapi termasuk juga jalan ke dalam kecamatan dan perumahan yang ada di Kota Batam. Diantaranya ada sebanyak 12 kecamatan. Membangun wisata tak hanya Nagoya tetapi termasuk seluruh kecamatan", tutur Rudi.

Lebih lanjut, Rudi mengatakan bahwa dia juga sering komunikasi dengan Singapura baik perdagangan, menteri luar negeri dan lainnya. Kita minta kepada mereka bahwa wisata di Singapura yang jumlahnya 17 juta setahun agara bisa di transfer ke Batam dan mereka sudah sepakat. "Cara transfernya yaitu dengan cara kalau wisatawan datang ke Singapura 3 hari mudah-mudahan dia bisa stay 1 hari di Batam," jelasnya.

Rudi juga menjelaskan bahwa Batam juga termasuk wisata religi. Batam adalah daerah melayu maka ada dua masjid besar salah satunya masjid Raya yang berornamen melayu. Seperti

yang ada dibelakang kita ini (Masjid Raya Batam Center) dan besoknya termasuk juga Masjid di Sagulung dan Batuaji juga saya ingin banyak dikunjungi. "Di Batu Aji dan Sagulung sekarang kita sedang membagun 1 masjid full AC, full keramik dan full karpet yang mana dengan kapasitas 22 ribu jamaah. Insyaallah pembangunannya akan selesai pada oktober 2019 mendatang dan langsung diresmikan.

Kehadiran masjid ini saya yakin kunjungan wisman ke Batam meningkat dari 2 juta orang menjadi 3 juta orang/ tahun,” kata Rudi yang bertekad di era kepemimpinannya pariwisata menjadi sumber utama Penghasilan Asli Daerah. "Semoga Batam menjadi kota moderen dan kota madani, dari sisi agama tidak usah diragukan lagi. Mudah-mudahan wisata religi betul-betul hidup di kota Batam ini," tutup Rudi.(SN)