100 Ribu Nelayan Kepri Belum Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan

TANJUNGPINANG,DISKOMINFO - Sekitar 100 ribu nelayan yang berada di Provinsi Kepri hingga saat ini belum dilindungi kepesertaan Jaminan Sosial Badan Penyelenggara Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan.

Hal ini disampaikan Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kepri Raja Ariza di Tanjungpinang,Rabu (31/10).

"Padahal jaminan perlindungan ini sangat dibutuhkan para nelayan kita yang setiap harinya bekerja dengan berbagai ancaman keselamatan di laut," ungkap Raja Ariza.

Apalagi, lanjut Ariza dengan kondisi Kepri yang merupakan daerah kepulauan dengan 96 persen wilayah lautan, sehingga perlu adanya perhatian khusus bagi masyarakat khususnya nelayan.

"Untuk itu, Pemprov Kepri terus mengupayakan untuk menganggarkan anggaran perlindungan terhadap nelayan tersebut,"ungkap Ariza.

Baik melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Provinsi Kepri, maupun melalui anggaran sharing bersama kabupaten kota Se Provinsi Kepri.

"Kita upayakan dimasukan ke APBD dan kita juga akan rapatkan bersama kabupaten kota untuk sharing dana perlindungan nelayan tersebut," ungkap mantan Plt Walikota Tanjungpinang ini.

Sehingga kedepannya,lanjut Raja Ariza seluruh nelayan di Provinsi Kepri terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dalam bekerja.

"Dengan perlindungan tersebut,mampu meningkatkan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat nelayan di Provinsi Kepri," ungkap Ariza. (asiik2)