Kenduri Seni Melayu Batam Digelar 1-3 November

BATAM,DISKOMINFO - Acara Kenduri Seni Melayu (KSM) Batam tahun 2018 sempena HUT Kota Batam ke-190 ini digadang akan berlangsung meriah dan spektakuler. Dilansir Batam Pos, berbagai acara seni dan budaya akan ditampilkan untuk menghibur masyarakat Batam maupun wisawatan mancanegara (wisman) yang datang selama gelaran itu. Adapun KSM akan berlangsung mulai 1-3 November di Dataran Engku Putri, Batam Center.

Lebih lanjut, Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, Senin (29/10), mengakui KSM 2018 akan mendatangkan Iyeth Bustami, salah satu penyanyi Melayu yang go international, dikenal luas dari Singapura hingga Malaysia.

Karena itu, pelantun lagu hits Laksamana Raja di Laut itu diharapkan bisa menarik makin banyak wisman ke Batam. Imbasnya, selain acara itu berlangsung meriah, diharapkan dapat berimbas terhadap ekonomi masyarakat. ”Kalau banyak wisman yang datang, mereka berbelanja di Batam, tentu limpahan manfaat ekonomi juga dirasakan,” jelasnya.

Selain hiburan dari Iyeth Bustami, acara KSM ini juga akan dimeriahkan pertunjukan seribu gasing yang akan berputar-putar di sepanjang Jalan Engku Putri Batam atau di depan Kantor Walikota Batam, Jumat (2/11) mendatang. Permainan tradisional Melayu ini diagendakan dimulai pasca salat Jumat dan akan berlangsung selama dua jam.

Dalam kesempatan yang sama, Walikota Batam Muhammad Rudi mengatakan selain gasing, banyak kegiatan yang digelar, seperti puisi, seni lukis, tari dan lainnya. KSM sendiri diakui, saat ini sudah menjadi bagian dari 100 kalender parawisata nasional. Tidak hanya itu, pelaku usaha juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. ”Sudah 150 peserta yang mendaftar dari target 200 orang,” imbuhnya.

Adapun negara tetangga yang akan ikut hadir dalam KSM, ada Malaysia, Singapura, Brunai Darussalam, Thailand dan untuk tahun ini, ada Tiongkok. Diharapkan, peserta KSM dari mancanegara, akan memberikan perkembangan pemba-ngunan di Batam, khususnya dalam mendukung parawisata.

”Akses perkotaan, seper-ti jalan sudah lebar. Mudah-mudahan bisa 2 juta lebih wisatawan tercapai. Sekarang triwulan III, sudah 1,45 juta orang,” kata Rudi. Rudi pun mengajak seluruh paguyuban yang ada di Batam untuk ikut serta, sehingga KSM bisa dinikmati seluruh masyarakat Batam. ”Jadi, bukan hanya Melayu. Tapi seluruh elemen masyarakat, untuk menikmati KSM,” ungkap Rudi.(SN)