Pemkab Karimun Punya Bandar Emas

KARIMUN,DISKOMINFO - Pembangunan Bandar Emas (gold coast) atau Kota Baru Karimun di kawasan Coastal Area secara bertahap mulai berjalan. Dilansir Haluan Kepri, Bupati Karimun Aunur Rafiq di Tanjungbalai Karimun, Sabtu (27/10), mengatakan pembangunan gold coast tersebut murni dikerjakan oleh pihak swasta. Kendati proyek itu dikerjakan oleh swasta, ungkap Rafiq, namun Pemkab Karimun terus mendorong agar agar Bandar Emas tersebut segera terealisasi.

Dengan adanya investasi yang masuk ke Karimun, tentu saja akan menyerap ratusan bahkan ribuan tenaga kerja di kawasan Kota Baru itu nantinya. "Pihak perusahaan saat ini baru membangun kantor pemasaran sebagai penunjang pembangunan.

Sementara, untuk pembangunan itu sendiri baru dalam tahap pematangan lahan. Perlahan-lahan, pengembang akan membangun pelabuhan, mall, hotel, rumah ibadah dengan konsep bangunan terapung serta bangunan lainnya," ujarnya.   

Lebih lanjut, Rafiq memberikan sejumlah masukan seperti kanal-kanal nelayan, kolam renang, pantai buatan dan fasilitas rumah ibadah dengan mendirikan masjid terapung. Dengan adanya ikon baru baru dalam konsep bangunan itu, maka akan menambah wajah baru. Pihaknya juga menginginkan untuk menggali dan memperkuat muatan lokal yang menyatu dengan lingkungan. "Muatan lokal yang kita maksudkan itu seperti arsitektur Melayu yang ditonjolkan.

Kemudian, makanan-makanan lokal dimana bisa disajikan. Jika ada hasil tangkapan nelayan bisa dijual di restoran yang memiliki konsep kedaerahan. Kami ingin wisatawan yang datang itu benar-benar menikmati Karimun dengan muatan lokal dan bukan budaya impor," pungkasnya.(SN)