Kesbangpol Kepri Bakal Tingkatkan Indeks Demokrasi

TANJUNGPINANG,DISKOMINFO - Badan Kesbangpol Kepri berencana meningkatkan Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Provinsi Kepri. Pada 2017 lalu IDI Provinsi Kepri sebesar 76,33 dalam skala 0 sampai 100. Angka tersebut diatas IDI nasional 2017 yang sebesar 72,11.

“Nilai indeks demokrasi Provinsi Kepri masih diatas nasional. Tapi kita akan meningkatkan angka itu. Harus diatas nilai yang sekarang,” ujar Ir.Lamidi,MM, Kepala Kesbangpol Kepri usai pembukaan Dialog Interaktif ICMI Orda Kota Tanjungpinang, Jumat (26/10).

IDI Provinsi Kepri tersebut meningkat 3,49 poin dari tahun 2016, yang sebesar 72,84. Menurut BPS Provinsi Kepri  perubahan IDI dari 2016-2017 dipengaruhi tiga aspek demokrasi.  Yakni Kebebasan Sipil naik 5,41 poin (dari 85,43 menjadi 90,84).



Juga terjadi kenaikan pada  Hak-Hak Politik yang naik 0,17 poin (dari 71,28 menjadi 71,45) dan Lembaga Demokrasi naik 6,33 (dari 59,48 menjadi 65,82). Sedangkan IDI nasional pada 2016 sebesar 70,09 atau naik 2,02 pada 2017.

Untuk meningkatkan IDI Provinsi Kepri 2018, Kesbangpol Kepri akan menggelar koordinasi dengan pihak-pihak terkait dengan Pemilu 2019. “Sosialisasi yang sudah berjalan selama 2018 akan dilanjutkan pada 2019 terhadap pemilih pemula, pimpinan Ormas, untuk meningkatkan nilai indeks demokrasi Indonesia,” tambah Lamidi.

Badan Kesbangpol Kepri akan menganggarkan sosialisasi tersebut pada APBD 2019. “Tapi nilainya berapa masih belum tahu. Menunggu pembahasan RAPBD 2019 dan kepastian anggaran yang ditetapkan nanti,” sebut Ketua Harian Pramuka Kwarda Kepri ini.(cici)