Gubernur Kepri Kenalkan Air Terjun Jelutung Lingga

BATAM,DISKOMINFO - Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun memperkenalkan air terjun Jelutung di Kabupaten Lingga di hadapan ratusan peserta seminar nasional pembangunan dan pengelolaan bendungan di Hotel Aston Batam, Rabu (24/10).

Dilansir Warta Kepri, acara seminar yang dibuka oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Mochamad Basuki Hadimuljono itu, dihadiri pakar bendungan dari dalam dan luar negeri, serta pejabat teras di lingkungan Kementerian PUPR dari seluruh Indonesia.

“Pak Menteri, kita juga punya air terjun Jelutung di Kabupaten Lingga. Kebetulan, Bupatinya juga hadir di sini,” ungkap Gubernur saat didaulat memberikan sambutan pada acara seminar nasional dengan tema : Inovasi Pembangunan dan Pengelolaan Bendungan.

Sebelumnya, dalam sebuah acara jamuan makan malam bersama Menteri PUPR, Mochamad Basuki Hadimuljono, Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo, Wakil Walikota Batam, Amsakar Ahmad dan Bupati Lingga, Alias Wello, Gubernur juga bicara tentang potensi air terjun Jelutung.

“Tadi, pak Gubernur juga sudah bicara dengan pak Menteri dan Kepala BP Batam tentang potensi air terjun Jelutung untuk mengatasi krisis air bersih di Kota Batam dan sekitarnya,” kata Bupati Lingga, Alias Wello.

Air terjun Jelutung yang berada di Desa Mentuda, Kecamatan Lingga itu, lanjut Awe, memiliki debit air sekitar 6.000 liter per detik. Angka ini diperoleh berdasarkan pengukuran debit sesaat oleh Dr. Ir. Arie Herlambang, MS, pakar air dari Pusat Teknologi Lingkungan BPPT pada tanggal 11 Mei 2017.

Dari pengukuran itu, juga diperoleh informasi bahwa air terjun Jelutung memiliki Total Dissolved Solid (TDS) 3 ppm. Angka TDS 3 ppm ini menunjukkan bahwa air terjun Jelutung masuk kategori air layak minum dengan salah satu kualitas terbaik di Indonesia.

“Secara teknis, penyaluran air bersih dari Lingga ke Batam dapat dilakukan melalui sistem perpipaan bawah laut. Sebagai pembanding, pemasangan pipa gas bawah laut dari Natuna ke Singapura dapat dilakukan dalam jarak sekitar 500 kilometer,” bebernya.(SN)