Kantor Imigrasi Anambas Dukung Ketersediaan TPI

ANAMBAS,DISKOMINFO - Kantor Imigrasi Kelas II Kabupaten Kepulauan Anambas, mendukung wacana dari Pemerintah Daerah (Pemda) agar dihadirkan Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) di Bandara Letung. Langkah ini perlu dilakukan mengingat Bandara Letung merupakan gerbang masuk wisata Anambas. Tentunya, untuk merealisasikan hal itu diharuskan memiliki perizinan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) melalui Dirjen Keimigrasian.

"Kemarin, memang pernah ada wacana tentang itu dari Pemda untuk meminta adanya TPI di Bandara Letung. Baiknya Pemda harus melakukan koordinasi kepada Dirjen Keimigrasian,"Ujar Dedi Asnedi Kepala Imigrasi Kelas II TPI Tarempa di Kabupaten Kepulauan Anambas kepada wartawan ketika di temui, Selasa (23/10).

Dilansir Haluan Kepri, Dedi Asnedi menjelaskan apabila  terwujud tentu pengelola Bandara Letung harus menyediakan ruangan untuk tenaga dari imigrasi yang melaksanakan tugas,  serta fasilitas keamanan juga perlu di persiapkan. "Untuk  Fasilitas ruangan untuk TPI nanti akan di sediakan oleh pengelola Bandara,"jelasnya.

Lebih jauh Dedi mengungkapkan,  saat ini wisatawan dari manca negara yang tiba di Anambas masih bersifat kunjungan domestik, laporan masuk itu bisa di dapatkan atau dilaporkan oleh pihak perhotelan. "Contoh, Wisman yang berkunjung ke Resort Pulau Bawah itu mereka masuk melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi di Kota Batam atau Kota Tanjungpinang dan Daerah sekitarnya di Kepri. Ada juga turis Kapal Yacht langsung ke Anambas untuk melakukan pengesahan keluar masuk atau cap pasport,"tuturnya.

Adapun penetapan secara online dalam membuat pasport di Anambas belum bisa dilakukan secara maksimal kata Dedi, hal ini  dikarenakan jumlah pemohon masih sangat sedikit, satu hari paling banyak hanya satu orang yang memohon pembuatan paspor, kecuali jika musim Jamaah Haji bisa mengalami peningkatan.

"Kita masih menerapkan secara manual dalam pembuatan paspor artinya masyarakat bisa datang langsung ke kantor Imigrasi. Namun di kota-kota besar Indonesia lainnya dari mulai pendaftaran sudah secara online,"tutupnya.(SN)