Kepala Daerah Dilarang Kampanyekan Caleg

TANJUNGPINANG,DISKOMINFO - Badan Pengawas Pemilu Provinsi Kepulauan Riau (Bawaslu Kepri) melarang seluruh kepala daerah dan wakil kepala daerah mengkampanyekan caleg dalam kegiatan pemerintahan.

Komisioner Bawaslu Kepri Indrawan, di Tanjungpinang, Selasa, mengingatkan seluruh kepala daerah dan wakil kepala daerah di wilayah itu menaati peraturan kampanye untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

"Kegiatan pemerintahan harus "clear" dari kepentingan politik pemilu. Jangan ada kegiatan kampanye, memperkenalkan identitas caleg, nama partai, nomor urut dan dapil kepada masyarakat dalam kegiatan pemerintahan," tegasnya.

Indrawan berharap kepala daerah dan wakil kepala daerah menjadi contoh dalam memberi pendidikan politik kepada masyarakat. Sikap kepala daerah dan wakil kepala daerah ini dapat menjadi contoh bagi jajarannya di pemerintahan.

Bawaslu Kepri, kata dia mendapatkan informasi ada oknum kepala daerah yang mengkampanyekan caleg tertentu dalam kegiatan pemerintahan. 

"Tentu ini tidak dibenarkan," tegasnya.

Informasi tersebut akan ditindaklanjuti oleh Bawaslu Kepri dengan memperkuat barang bukti. Jika bukti-bukti sudah lengkap, maka Bawaslu Kepri akan menindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

"Setiap kegiatan pemerintahan tidak boleh dicemari dengan kampanye atau mengkampanyekan caleg kepada masyarakat," ujarnya.

Indrawan mengatakan kepala daerah yang berpolitik dapat dikenakan sanksi pidana berdasarkan UU Nomor 7/2017 dan peraturan pelaksana kampanye.
    
"Jadi aturannya sangat jelas dan tegas," ucapnya.(Asikk1)