Gubernur Kepri Ingatkan Keseimbangan Kerja Pembangunan Dengan Akhlak

Gubernur Kepri H Nurdin Basirun menekankan bahwa kerja-kerja pembangunan harus terus diseimbangkan dengan peningkatan mental dan spritual. Hal ini agar bisa berjalan dengan selaras dan terhindar dari fitnah serta kemudharatan.

“Peran masyarakat sangat penting dalam pembangunan mental dan spritual. Kontribusi masyarakat harus ada untuk menjaga generasi muda terus meningkat nilai ibadahnya dan terbentengi dari pengaruh negatif,” kata Gubernur Silaturahmi SMAN 23 Batam dengan Warga Taman Letari Dalam Rangka Pekan Muharram dan Pelantikan Rohis SMAN 23 Batam di Lapangan Taman Lestari Batuaji, Kota Batam, Sabtu (20/10).

Dalam silaturahmi itu, Gubernur berpesan bahwa setiap permasalahan yang dihadapi diselesaikan dengan duduk bersama. Utamakan dalam setiap diskusi untuk mencari solusi, bukan memupuk perselisihan agar tidak terpecah belah. “Kita tingkatkan dan terus jalin silaturahmi agar pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah, bisa dirasakan masyarakat,” kata Gubernur lagi.

Gubernur juga berpesan tentang pentingnya membangun generasi berakhlak di Kepri ini. Seperti dengan tanamkan sejak dini kepada generasi penerus bahwa Alquran merupakan pedoman hidup. “Mari kita jauhkan anak-anak generasi penerus dari pengaruh negatif dan narkoba,” kata Gubernur.

Pada kesempatan itu Gubernur minta didoakan agar pembahasan insentif untuk guru-guru TPQ dan Imam Masjid agar berjalan dengan lancar. Insentif ini diberikan sebagai dukungan  atas peran para guru TPQ dan Imam Masjid dalam penguatan akhlakul kharimah kepada generasi semakin kuat Pertemuan ini juga dihadiri anggota DPRD Kepri Maaz Ismail, Sukri Fahrial dan Alex Guspeneldi.

Hadir juga Kepala Dinas Pendidikan Kepri Muhammad Dali, Sekretaris BKKAD Kepri H Aiyub, Kepala SMAN 23 Batam Sarimin Adang dan KH Makmum Murot yang memberikan tausiyah pada pertemuan itu.

Kepala SMA Negeri 23 Sarimin Adang mendukung penguatan nilai-nilai islami kepada generasi muda. Dia pun berpesan kepada Rohis yang baru dilantik diharapkan mampu melindungi atau membentengi para siswa-siswi sekolah dari masalah sosial dan menguatkan nilai islami. “Mari bersama sama lebih meningkatkan akhlakul kharimah dalam keimanan dan ketaqwaan kepada Allah,” kata Sarimin.(SN)