Sistem Pelayaran Perlu Diperbaiki Untuk Tingkatkan Pelayanan

TANJUNGPINANG,DISKOMINFO - Anggota Dewan Perwakilan Daerah, Haripinto menyatakan sistem pelayaran kapal yang dikelola PT Pelni perlu diperbaiki untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat pesisir di Provinsi Kepulauan Riau, terutama Natuna dan Kepulauan Anambas. "Perbaikan terkait jadwal pelayaran sehingga berjalan efektif dan efisien," ujarnya, yang dihubungi dari Tanjungpinang, Kamis.

Senator asal Kepri itu merasakan sendiri bagaimana sulitnya berpergian tanpa kapal ketika berada di Natuna. Butuh waktu sekitar sepekan untuk naik kapal Pelni. Jarak antarpulau yang cukup jauh juga menelan waktu perjalanan yang cukup lama. "Bisa sampai 13 jam," ucapnya.

Haripinto telah menyampaikan permasalahan itu kepada Kementerian Perhubungan. Ia meminta pihak kementerian itu memperbaiki jadwal pelayaran kapal yang dikelola PT Pelni ke sejumlah pulau di Natuna dan Kepulauan Anambas.


"Kondisi sekarang masih belum benar, karena kadang ada beberapa kapal bersandar di pelabuhan di Natuna dan Kepulauan Anambas, dan kadang tidak ada kapal selama berhari-hari," ujarnya.

Kepri membutuhkan kapal sebagai alat transportasi utama karena wilayah ini terdiri dari pulau-pulau. Sekitar 400 dari 1.796 pulau di Kepri berpenghuni, dan paling banyak berada di Natuna dan Kepulauan Anambas.

Kondisi itu menyebabkan alat transportasi laut memiliki peran yang besar dalam konektivitas antarpulau. Untuk mengatasi persoalan itu, lanjutnya dibutuhkan kapal yang mengakut penumpang maupun barang dengan sistem pelayaran yang baik.

Ia memberi apresiasi kepada Kemenhub yang cukup memperhatikan transportasi laut di Kepri.  "Apakah jumlah kapal Pelni cukup memadai? Saya pikir itu persoalan teknis yang perlu diperhatikan. Kalau kurang, sebaiknya ditambah," katanya.(Asikk1)