Walikota Batam Dukung Kegiatan Industri Kreatif

BATAM,DISKOMINIFO - International Business Association (IBA) atau perkumpulan pengusaha internasional menggelar kegiatan bertemakan Dare to Step Forward di Nagoya Citywalk Batam, Minggu (14/10). Kegiatan yang bertemakan industri kreatif yang digagas IBA ini merupakan langkah IBA untuk menonjolkan atau mengakomodir para pelaku industri kreatif di Batam serta para pemuda di Batam untuk berkreasi melalui kegiatan Dare to Step Forward ini.

Pada kegiatan tersebut, turut dihadiri beberapa tokoh masyarakat Batam seperti Walikota Batam, M Rudi beserta istri, Sri Soedarsono, serta beberapa pengusaha. Di hadapan para peserta kawula muda Batam, Rudi mengaku bangga dengan kegiatan kreativitas ini. “Batam harus bisa bangkit dan mampu menghidupkan industri kreatif dari para kawula mudanya.

Begitu juga pengusaha yang tergabung dalam IBA, saya selaku Walikota Batam siap untuk memberikan pelayanan yang maksimal, utamanya dalam perizinan usaha. Kalau ada pengusaha yang dipersulit urus izin usaha, langsung saja lapor saya. Saya sendiri yang akan turun membantu pengusaha untuk mendapatkan perizinan itu. Saya pasang badan untuk itu,” ujar Rudi yang langsung disambut aplause dari para tamu undangan yang hadir dari berbagai pengusaha di segala sektor.

Kegiatan ini diikuti ratusan peserta para kawula muda-mudi se-Batam. Ketua Dewan Pimpinan Cabang IBA Batam Shan Shan berharap digelarnya kegiatan yang merangsang untuk membangkitkan industri kreatif di Batam ini, dapat meningkatkan semangat para partisipan, agar lebih berani dalam berkreasi dengan buah kreativitasnya dan berkarya di industri kreatif. Sehingga nantinya akan mampu mendorong realisasi pertumbuhan ekonomi kreatif di Batam.

Sedangkan tokoh masyarakat, Sri Soedarsono yang juga ditunjuk menjadi penasihat IBA Batam mengaku bangga dan sangat mendukung sekali kompetisi atau kegiatan kreativitas yang digagas IBA. “Ini merupakan wadah positif bagi kawula muda di Batam untuk menyalurkan bakat dan kemampuan kreasinya, mereka mampu mengimplementasikan buah kreativitasnya yang nantinya bisa dijadikan bekal untuk membesarkan dan mewujudkan kreativitasnya,” ujar Sri Soedarsono.

Sementara Khairil Wira, salah satu founder IBA di Jakarta mengatakan, tujuan dibentuknya IBA untuk mempersatukan asosiasi pengusaha dan menghubungkan ke jaringan pengusaha internasional. “Kami membuat IBA di Indonesia bertujuan untuk menjaring para pengusaha agar bisa bergabung ke jaringan pengusaha internasional. Ada 300 anggota para pengusaha yang akan bergabung di member IBA,” ujar Wira mengakhiri.(SN)