Dinas Pertanian Bintan Kembangkan Komoditas Sayur dan Buah

DISKOMINFO - Kepala Puslitbanghorti bersama Kepala Balai Lingkup Puslithorti, Kepala BPTP Balitbangtan Kepri, Kepala BBI, dan Dinas Pertanian Bintan melakukan tanam perdana mangga Agri Gardina 45 VUB Balitbangtan. Sasaran utama pembangunan pertanian wilayah perbatasan adalah mewujudkan lumbung pangan dan mendorong ekspor, sebagai upaya meningkatkan daya saing sektor pertanian di wilayah perbatasan. Kementerian Pertanian melalui Puslitbanghorti akan membangun sistem pertanian modern terpadu dan keberlanjutan melalui pendekatan kawasan.

Pengembangan sayuran dan buah di daerah perbatasan dilakukan untuk mewujudkan kemandirian ekonomi dan kemandirian pangan dengan menggerakkan sektor strategis ekomomi domestik. Adapun Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam upaya peningkatan produksi sayuran menghadapi berbagai kendala seperti sulitnya mendapatkan lahan produktif, ketersediaan benih unggul yang masih terbatas, penanggulangan hama dan penyakit, rendahnya mutu dan tingginya residu pestisida, penanganan kelembagaan sarana produksi yang masih kurang, fluktuasi harga dan akses pasar, hingga infrastruktur dan kebijakan yang belum mendukung.

Berdasarkan kendala tersebut, Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura (Puslitbanghorti) bersama BPTP Balitbangtan Kepulauan Riau menjawabnya dengan melakukan berbagai program di Provinsi Kepulauan Riau seperti pembangunan dan pengembangan perbenihan di Balai Benih Induk, riset pengembangan sayuran dengan pendekatan kawasan dengan input teknologi Balitbangtan pada aspek pengolahan tanah, benih, budidaya, hama dan penyakit, panen, teknologi penanganan pascapanen dengan model teknologi penanganan di PHO dari tahapan precooling sebagai suhu adaptasi dari suhu lapang dan suhu rantai dingin, teknologi pengemasan, serta bimbingan teknis budidaya tanaman hias (Anggrek).

Kepala BPTP Balitbangtan Kepri (Mizu Istianto) sangat mengapresiasi terhadap terpilihnya Kepulauan Riau sebagai lokasi program Puslitbanghorti. Kepala Puslitbanghorti langsung melakukan tanam perdana tanaman mangga varietas Agri Gardina 45 yang merupakan Varietas Unggul Baru (VUB) Badan Litbang Pertanian serta didampingi beberapa kepala Balai Lingkup Puslithorti, kepala BBI, perwakilan Dinas Pertanian Bintan dan Kepala BPTP Balitbangtan Kepri. “BPTP Balitbangtan Kepulauan Riau mendukung sepenuhnya kegiatan pengembangan hortikultura di wilayah perbatasan yang dilakukan oleh Puslitbanghorti,” ujar Mizu.

Selanjutnya, BPTP Balitbangtan Kepulauan Riau bersama Puslitbanghorti bersinergi dengan membuat program seperti bimbingan teknis budidaya tanaman hias, pendampingan dan bimbingan teknis perbenihan dan budidaya buah tropika, demoplot tanaman pisang, durian, mangga, tanam cabai dan sayuran daun. Potensi Provinsi Kepulauan Riau dalam pengembangan hortikultura seperti sayuran, buah, tanaman hias sangat besar untuk mendukung lumbung pangan di wilayah perbatasan. Pendekatan teknologi dalam pengembangan sayuran dengan mengedepankan teknologi produksi sayuran ramah lingkungan, pengembangan teknologi pasca panen dilakukan dengan perakitan peralatan pengolahan dan pelatihan dan pemanfaatannya, pembangunan kawasan perbenihan dan diseminasi teknologi, bimbingan teknis budidaya tanaman hias di wilayah perbatasan.(SN)