Wagub Optimistis Pesantren Berkembang Pesat Di Kepri

TANJUNGPINANG,DISKOMINFO - Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Isdianto merasa otimistis pesantren  berkembang pesat di Kepri "Pesantren harus mampu mencetak SDM yang cerdas dan bermoral," katanya di Tanjungpinang, Senin. Isdianto mengatakan, sebelum Indonesia merdeka, pesantren sudah memberi kontribusi kepada bangsa dan negara. Mereka ikut berjuang untuk melepaskan Indonesia dari penjajah.

Kemampuan pesantren dalam mencetak anak bangsa yang berkualitas sampai sekarang juga sudah tidak diragukan. Di pesantren pula lahir generasi yang mandiri, yang diharapkan mampu menjadi SDM yang tangguh, dan berinovasi. Karena itu, pesantren dapat terus mengembangkan aspek keilmuan atau pengetahuan yang disesuaikan dengan kemajuan zaman dan kebutuhan negara. Pesantren tidak boleh ketinggalan atau meninggalkan metode pendidikan, teknologi dan capaian yang telah ditetapkan pemerintah.

"Pesantren harus maju, dan menjadi yang terbaik mencetak anak bangsa yang berkualitas dan bermoral," tegasnya. Pemerintah menginginkan seluruh pesantren berkembang pesat, dan bersinergi dengan lembaga terkait untuk mempercepat target pencapaian. Pemerintah Kepri memiliki komitmen memajukan pesantren, termasuk lembaga pendidikan lainnya. Keinginan pemerintah itu sebaiknya diikuti dengan kemampuan pengelolaan pesantren secara maksimal.



"Peran pesantren sangat besar mencetak generasi muda yang seimbang antara kecerdasan dan moralitas. Karena itu, kami berharap pesantren di Kepri dapat berkembang pesat," ucapnya. Wagub mengemukakan, pemerintah Kepri sendiri menaruh harapan yang besar agar pesantren menjadi lembaga pendidikan yang kuat, memiliki karakteristik yang dibutuhkan untuk memperkuat SDM yang handal, yang dapat mendorong percepatan pembangunan di daerah.

"Perkembangan zaman sekarang justru menempatkan pesantren sebagai lembaga pendidikan tujuan, bukan alternatif pendidikan. Banyak orang tua atau wali murid menginginkan anak-anak menggali pengetahuan di pesantren. Tentu mereka menaruh harapan yang besar agar anak-anaknya kelak menjadi orang yang berguna bagi bangsa dan negara," ujarnya.

Dari keinginan tersebut, kata dia lahir cukup banyak pesantren di Kepri. Pesantren Al Idris di Kawal, Kabupaten Bintan, contohnya, menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Pesantren yang baru sekitar 1,5 tahun beroperasi ini ternyata diminati oleh warga. Peletakan batu pertama pesantren itu dilakukan oleh  HM Sani ketika masih hidup dan menjabat Gubernur Kepri. "Itu menunjukkan Pak Sani semasa hidupnya menginginkan pesantren tumbuh dan berkembang," tuturnya.(Asikk1)