Pemkot Batam Rencanakan Gerakan Moral

BATAM,DISKOMINFO - Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau rencanakan gerakan moral, #BataMiliKita agar warga saling menjaga kesatuan dan persatuan demi Batam yang aman dan damai. "Batam ini terdiri dari multi etnis, multi agama, multi suku, multi profesi, dan multi lainnya. Maka harus ada satu tekad yang menyatakan kita harus bersatu. Sering saat berpidato saya bertanya, Batam ini milik siapa, jawabannya Batam milik kita. Semua kita harus bersatu," kata Wali Kota Muhammad Rudi di Batam, Rabu (3/10).

Ia mengajak masyarakat terus menggaungkan #BataMiliKita terus di media sosial agar menjadi viral, dan mengaplikasikan di kehidupan sehari-hari. Gerakan moral itu untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap kota Batam, bagi tiap individu masyarakat, juga sebagai alat untuk mengingatkan sesama warga. Rasa kepemilikan Batam bagi seluruh warganya menjadi penting, dengan melunturkan ego daerah asal masing-masing. Dan #BataMiliKita diharapkan dapat menambah kecintaan warga kepada Batam. "Batam kotaku, kita sama-sama menjaga, harus bersatu, semuanya. Dengan aneka keragaman ini, kita bersatu. Batam milik kita," kata dia.

Ia percaya, bila rasa memiliki dan mau menjaga Batam tumbuh di setiap individu masyarakat, maka Batam menjadi kota yang lebih nyaman untuk ditempati warganya dan dikunjungi wisatawan. "Akan kita canangkan, #BataMiliKita. Mari sebarluaskan semangat ini. Saya yakin suatu waktu nanti Batam ini hebat," ujarnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan #BataMiliKita diharapkan dapat menumbuhkan rasa kepedulian warga kepada kotanya. "Dan akhirnya akan menumbuhkan citra positif pada kota ini, wisatawan pun jadi banyak yang tertarik datang," kata Kepala Dinas. Gerakan #BataMiliKita, kata dia, bisa diaplikasikan dalam berbagai aspek kehidupan. Pada bidang kebersihan misalnya, melalui kegiatan gotong royong dan gerakan tidak membuang sampah di jalan. "Misalnya, ada yang mau membuang sampah, maka diingatkan, `Batam milik kita`," kata Ardi.(SN)