Masjid Raya Batam Center Segera Diperbaharui

DISKOMINFO - Masjid Raya Batam Center (sekarang disebut Masjid Agung) akan segera diperbaharui. Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR), Suhar mengatakan desain revitalisasi Masjid Agung Batam, Batamcenter telah rampung dibuat. “Untuk desain dari arsitekturnya sudah siap. Cuma nanti untuk pengesahan APBD murninya, akan dipertajam dengan lembar kerja termasuk hasil desain ini. Baru di tenderkan sekitar Desember nanti,” ujar Suhar, Selasa (2/10).

Dalam bentuk desain ini, lanjutnya, terdapat beberapa perubahan yang mencolok, salah satunya penambahan empat menara masjid. Kelak akan menjadi lima menara. “Empat menara ditambah di kanan kiri depan belakang masjid, dengan satu menara utama. Jadi ada lima menara,” terangnya. Di samping itu, pembangunan basement juga menjadi prioritas yang diperkirakan mengeluarkan biaya cukup besar dalam revitalisasi Masjid Agung Batam. Basement akan dibuat di area bawah koridor (dilakukan penggalian bawah tanah). “Hal ini agar parkiran kendaraan tertata rapi dan tidak sembarangan,” jelas Suhar.

Selanjutnya, akan dilakukan penambahan kapasitas bangunan ke kiri dan ke kanan agar terlihat seimbang dengan masjid utama. Area tersebut juga akan di pasang keramik hingga dapat dijadikan area salat terbuka. “Untuk penyeimbangnya, dibuat koridor lebih tinggi yang mengelilingi area terbuka itu,” detailnya.
Sementara terhadap bangunan utama Masjid Agung Batam, tidak dilakukan perombakan bangunan selain dilakukannya perubahan arsitektur di bagian dalam masjid dan pengecatan ulang.

“Yang akan lebih banyak perubahannya memang di bagian luar, karena harus dihancurkan (rombak ulang),” papar Suhar. Terhadap revitalisasi ini, Walikota Batam Muhammad Rudi, menyebutkan setidaknya butuh anggaran Rp.80 miliar untuk proyek tersebut. Dengan rincian, alokasi anggaran tahun 2019 sebanyak Rp.40 miliar sementara sebagiannya dianggarkan pada tahun 2020 mendatang.(SN)