Pemprov Koordinir Masyarakat Bantu Korban Gempa

TANJUNGPINANG - Penderitaan masyarakat korban gempa dan tsunami di Donggala dan Palu, dirasakan pula oleh masyarakat Kepri. Untuk itu Pemprov Kepri membantu mengkoordinir masyarakat yang akan memberikan bantuan bagi masyarakat Donggala dan Palu. “Kita sudah menggelar rapat di Gedung Daerah semalam, dipimpin langsung oleh Pak Gubernur. Kita membentuk tim yang dikoordinir oleh Kesbangpol dan Dinas Sosial dan dari BPPD, Pak Muramis,” ujar Sekda Kepri, Drd. H.T.S Arif Fadillah, S.Sos, M.Si, Selasa (2/10).

Pemprov akan membentuk tim gabungan, dengan melibatkan semua organisasi masyarakat dan kepemudaan, termasuk juga Pramuka. Dinas Pendidikan juga telah mengkoordinir sekolah-sekolah untuk turut membantu. “Pak Dali dari Dinas Pendidikan juga sedang bekerja. Sekolah-sekolah juga ikut membantu. Pak Dali sudah sampaikan ke kepala sekolah untuk turut membantu saudara-saudara kita yang sedang berduka,” sebut Sekda.

Bantuan yang terkumpul selanjutnya akan dikoordinir oleh tim gabungan. “Nanti kita satukan. Kita beri waktu dua atau tiga minggu. Nanti baru sama-sama kita serahkan ke Donggala dan Palu. Kemungkinan Pak Gubernur akan mengantarkan langsung,” tambah Sekda. Bantuan akan dihimpun dalam bentuk dana maupun barang. Terutama barang-barang yang saat ini dibutuhkan oleh masyarakat korban gempa dan tsunami di Donggala dan Palu. Seperti selimut, susu formula dan popok untuk bayi, serta pembalut wanita.

“Pak Lamidi dan Pak Doli sudah kontak dengan pemerintah setempat. Apa-apa saja yang dibutuhkan masyarakat korban di lapangan,” tambah Sekda. Pemprov akan menyediakan rekening khusus untuk mengumpulkan dana bantuan.  Sedangkan bantuan dalam bentuk barang akan dikumpulkan di Kantor Pramuka Kwarda Kepri. Untuk penyaluran barang bantuan, PT Pelni siap membantu menyediakan trasportasi. “Pelni saat rapat siap membantu membawa bantuan barang. Kalau butuh cepat, bisa gunakan Hercules,” jelas Sekda.