Polisi Karimun Shalat Gaib Bagi Korban Gempa

KARIMUN,DISKOMINFO - Sejumlah polisi di Kepolisian Sektor Tebing, Resor Karimun, Kepulauan Riau menggelar shalat ghaib untuk korban gempa dan tsunami yang melanda Kota Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah pada Jumat  pekan lalu. Shalat ghaib dilaksanakan di mushala As Salam, Mapolsek Tebing, Kecamatan Tebing, usai shalat ashar, Senin (1/10).

Kapolsek Tebing AKP Budi Hartono mengatakan, shalat ghaib yang diikuti personel beragama Islam tersebut digelar untuk para korban meninggal dunia dalam bencana yang memakan korban jiwa lebih dari 800 orang tersebut. "Shalat ghaib dilaksanakan sebagai bentuk kewajiban bagi umat Islam untuk mendoakan menyolatkan jenazah yang tidak diketahui keberadaannya," kata dia.

Dalam kesempatan itu, jamaah juga menggelar doa bersama agar para korban yang meninggal dunia mendapat tempat yang layak di sisi Tuhan, dan kepada korban yang selamat agar diberi ketabahan dalam menghadapi musibah. "Kita berdukacita. Indonesia berdukacita. Sebagai saudara sebangsa dan setanah air, sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk mendoakan saudara kita yang ditimpa musibah," ujarnya. 
       
Kapolsek juga mengatakan, pihaknya juga akan menggalang dana dari masyarakat untuk disalurkan kepada para korban gempa di Palu dan Donggala yang membutuhkan bantuan. Penggalangan dana, menurut dia, akan dilaksanakan pada Selasa (2/10) pada lima lokasi, yakni di simpang lampu merah Batu Lipai dekat SMAN 2 Karimun, simpang lampu merah RSUD M Sani dan simpang lampu merah gereja HKBP. Kemudian di simpang lampu merah Sei Lakam, Tanjung Balai Karimun dan simpang lampu merah ozon.

Penggalangan dana tersebut, lanjut Kapolsek, akan melibatkan beberapa organisasi kemasyarakatan dan mahasiswa, seperti Laskar Melayu Bersatu, Lembaga Adat Melayu dan lainnya.(SN)