11 Parpol Wajib Lengkapi Laporan Awal Dana Kampanye

TANJUNGPINANG,DISKOMINFO - Komisi Pemilihan Umum Provinsi  Kepulauan Riau (KPU Kepri) menyatakan sebanyak 16 partai sudah menyerahkan laporan awal dana kampanye, namun 11 di antaranya dinyatakan belum lengkap. "Sebanyak 16 parpol, dan 12 calon anggota DPD, serta tim kampanye calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 dan 02 telah menyerahkan laporan awal dana kampanye, kata Komisioner KPU Kepri, Arison, di Tanjungpinang, Rabu. Ia menambahkan, saat penerimaan laporan awal dana kampanye pada 23 September 2018, terdapat lima parpol yang langsung diberikan berita acara, yang artinya dinyatakan sudah lengkap. Lima partai itu yakni Partai Golkar, Demokrat, PDIP,  PKB dan Gerindra.

PDIP memiliki saldo awal dana kampanye tertinggi yang dilaporkan kepada penyelengga pemilu. "Berdasarkan laporan awal dana kampanye tercatat yang tertinggi saldo pada rekening khusus dana kampanye adalah PDIP sebesar  Rp43,1 juta. Untuk calon anggota DPD dapil Kepri yang tertinggi adalah Ria Saptarika sebesar Rp212 juta," katanya. Arison mengemukakan calon anggota DPD yang dinyatakan sudah sudah lengkap yakni Alfin, Darma Setiawan, Hardi Selamat Hood,  Haripinto Tanuwidjaya, Richard Pasaribu, Riky Solikhin, Sabar P Pandapotan dan Sukri Fahrial. 

"Empat calon anggota DPD lainnya belum lengkap," katanya. Ia menjelaskan penyerahan rekening khusus dana kampanye dan laporan awal dana kampanye diberi batas waktu hingga 23 Sept 2018 pukul 18.00 WIB, dengan ketentuan jika semua persyaratan sudah terpenuhi maka KPU Kepri langsung memberikan berita acara. "Kalau belum lengkap diberi formulir tanda terima, yang artinya diberi kesempatan hingga 27 September 2018 untuk melakukan  perbaikan," tegasnya.

Ia mengatakan tahapan pemilu tersebut dilaksanakan pascapenetapan Daftar Caleg Tetap (DCT). Kampanye dilaksanakan setelah tiga hari penetapan DCT. Untuk mengawali pelaksanaan kampanye tersebut, KPU se-Indonesia melakukan kegiatan deklarasi kampanye damai. KPU Kepri melaksanakan deklarasi kampanye damai di Lapangan Pamedan pada 23 September 2018, dengan tema "Tolak Politisasi SARA, Tolak Hoaks dan Tolak Politik Uang", yang dihadiri elit parpol tingkat provinsi, calon DPD,  petinggi Polda Kepri dan TNI, unsur OPD, dan tokoh masyarakat. (asikk1)