Polda Kepri Deteksi Potensi Konflik Jelang Pemilu

BATAM,DISKOMINFO - Kepolisian Provinsi Kepulauan Riau mendeteksi potensi konflik jelang Pemilu 2019 berdasarkan hasil analisis terhadap berbagai permasalahan yang kemungkinan terjadi. Kapolda Kepri, Irjen Andap Budhi Revianto, di Batam, Kamis, mengatakan ada 11 potensi konflik di daerah yang kerap terjadi menjelang Pemilu 17 April 2019. Kapolda enggan membeberkan potensi konflik tersebut, dengan alasan untuk kepentingan pengamanan.

"Kami sudah petakan konflik yang pernah terjadi di Kepri, dan dikembangkan dengan kondisi kekinian. Kondisi pesta demokrasi sebelumnya menjadi acuan untuk menyiapkan rencana pengamanan secara optimal," tegasnya. Kapolda mengatakan kondisi Kepri berbeda dengan wilayah lainnya di Indonesia. Karena itu, pola pengamanan juga harus dilaksanakan secara maksimal, terutama pengamanan terhadap logistik pemilu ke pulau-pulau. Permasalahan itu akan dibahas bersama penyelenggara pemilu.

"Intinya kami siap. Apapun bentuk pengamanan untuk penyukseskan pemilu, kami siap," ujarnya. Kapolda meminta semua pihak yang berkepentingan terhadap pemilu untuk   bersama-sama menciptakan kedamaian. Masa kampanye yang berlangsung mulai 23 September 2018-13 April 2019 juga harus dilaksanakan dengan baik. "Pemilu aman dan program pembangunan dapat terlaksana dengan baik," ucapnya.(Asikk1)