Pemprov Upayakan Pembangunan Jembatan Babin Gunakan APBN

TANJUNGPINANG,DISKOMINFO - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau akan mengupayakan pembangunan Jembatan Batam-Bintan (Babin) menggunakan APBN. Gubernur Kepri Nurdin Basirun, di Tanjungpinang, Rabu, mengatakan, pembangunan Jembatan Babin akan lebih baik jika menggunakan anggaran dari pusat.

Ia yakin anggaran pusat memadai untuk membangun jembatan tersebut. "Kalau pakai anggaran daerah tidak memungkinkan, karena butuh dana besar, sementara anggaran daerah digunakan untuk kegiatan prioritas lainnya," katanya. Gubernur Nurdin mengupayakan pembangunan Jembatan Babin tidak menggunakan dana swasta. Penggunaan dana swasta, menurutnya potensial membebani daerah dan masyarakat. Contohnya, pengendara sepeda motor maupun mobil yang lewat jalan di jembatan itu harus membayar mahal.

Padahal pembangunan jembatan harus memberi nilai tambah kepada masyarakat terutama dari aspek perekonomian dan pembangunan, bukan malah sebaliknya. "Kalau swasta yang bangun pasti ingin untung. Karena itu, sebaiknya pakai APBN. Mudah-mudahan APBN bisa, kami masih terus yakinkan pusat," ucapnya.

Gubernur Nurdin merasa optimistis pemerintah pusat menyetujui rencana tersebut. Apalagi Presiden Jokowi menginginkan pembangunan merata di kawasan pesisir. "Kepri merupakan wilayah perbatasan, karena itu kami yakin presiden memberi perhatian khusus," katanya.(Asikk1)