PTSP Kepri Siap Berintegrasi Secara Elektronik

TANJUNGPINANG, DISKOMINFO - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kepri siap untuk berintegrasi untuk mengelola dan melaksanakan perizinan di Provinsi Kepri secara elektronik atau Online Single Submission (OSS).

Hal ini disampaikan Kepala Dinas DPMPTSP Provinsi Kepri Azman Taufik saat menyampaikan laporan dalam acara Rapat Koordinasi Pimpinan Daerah se Provinsi Kepri dengab tema "penguatan kelembagaan PTSP dalam rangka mendukung perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik menuju PTSP prima" di Aston Hotel Tanjungpinang, Rabu (15/8).

Dikatakan Azman Taufik, bahwa acara ini merupakan sebagai langkah persiapan untuk mewujudkan terwujudnya Pengelolaan dan pelayanan perizinan yang diintegrasikan secara sistem elektronik ini.

"Karena dengan penerapan sistem elektronik pada setiap pelayanan kepada masyarakat ini secara langsung mampu mempercepat proses dan kinerja pengurusan perizinan di Provinsi Kepri," ujar Azman Taufik.

Dengan begitu, lanjut Azman maka pertumbuhan ekonomi yang merupakan hasil dari masuknya investasi di Kepri dapat terwujud.

"Selama ini permasalahan yang terjadi dan menghambat investasi Kepri adalah persoalan lambatnya proses perizinan tersebut," ujar Azman.

Sehingga lanjut Azman, penerapan sistem OSS ini merupakan amanat Pemerintah Pusat untuk dapat meningkatkan perekonomian melalui masuknya investasi.

Sementara itu, Staf Ahli Menteri Dalam Negri yang hadir menjadi pembicara saat itu Suhajar Diantoro mengatakan bahwa pengintegrasian pelayanan perizinan menjadi sistem elektronik atau OSS ini merupakan bagian dari revolusi Industri.

"Yangmana, mau tidak mau,siap tidak siap harus siap, untuk menerapkan sistem OSS dalam jalannya pemerintahan di Daerah khususnya pada perizinan," ujar Suhajar.

Jangan sampai lanjut Suhajar, PTSP ketinggalan zaman. apalagi saat ini perkembangan dunia digital sangat penting dan nyata dalam memajukan negara.

"Sehingga seluruh Pengelolaan dan pelayanan publik di negara ini dapat diakses ke sistem elektronik atau OSS ini, sehingga kapanpun, dimana pun masyarakat dapat melaksanakan dan mengakses pelayanan tersebut," tegas Suhajar.

Sehingga lanjut Suhajar tak adalagi permasalahan lambatnya dan rumitnya perizinan di daerah sehingga menghambat masuknya investasi.

Sementara itu, Gubernur Kepri H Nurdin Basirun mengatakan bahwa pemerintah Provinsi Kepri akan terus mendukung terintegrasi pelayanan perizinan ini secara elektronik atau OSS ini.

"Karna dengan kemudahan pelayanan perizinan ini saya yakin dapat menunjang masuknya investasi di Provinsi Kepri," ujar Gubernur.

Khususnya,lanjut Gubernur investasi yang mampu mengelola potensi unggulan Provinsi Kepri yakni Kemaritiman dan Pariwisata.

"Saya yakin dengan sistem pelayanan perizinan yang efektif mudah dan cepat melalui elektronik ini dapat mempercepat masuknya investasi di Kepri," tegas Gubernur.

Dan itu pastinya, tambah Gubernur menjadi pendorong kemajuan dan pembangunan di Provinsi Kepri.(asiik2)